Webinar Literasi Digital
Seri praktik AI untuk guru dan edukator agar lebih produktif, kreatif, dan siap menghadapi pembelajaran digital
Perkembangan teknologi AI membuka peluang baru bagi guru dan edukator untuk bekerja lebih produktif, kreatif, dan efisien. Namun, penggunaan AI yang efektif tidak hanya bergantung pada tools yang digunakan, tetapi juga pada kemampuan pengguna dalam memberi instruksi yang jelas, menyusun alur kerja, memilih sumber yang tepat, dan memvalidasi hasil AI sebelum digunakan dalam konteks pembelajaran. Ngerti Digital : AI Productivity for Educators hadir sebagai seri webinar praktik untuk membantu peserta memahami AI sebagai asisten kerja dan pembelajaran. Program ini dirancang untuk memberikan pengalaman belajar yang aplikatif, mulai dari membangun prompt yang lebih terarah, mengembangkan workflow sederhana, hingga mengolah sumber belajar menjadi materi pembelajaran yang lebih ringkas, interaktif, dan mudah digunakan. Melalui rangkaian sesi ini, peserta tidak hanya diperkenalkan pada konsep AI, tetapi juga diajak langsung mempraktikkan penggunaan AI untuk kebutuhan nyata guru dan edukator. Setiap sesi dirancang agar peserta memiliki output praktis yang dapat dikembangkan kembali sesuai kebutuhan kelas, materi ajar, maupun pekerjaan akademik.
Cocok untuk
Timeline kegiatan
Sesi ini memperkenalkan AI sebagai asisten workflow, bukan sekadar mesin tanya-jawab. Peserta akan belajar membedakan prompt sederhana dan prompt berkonteks, memahami elemen prompt yang efektif, serta menyusun AI Work Profile dan prompt pribadi untuk mendukung pekerjaan sehari-hari.

Sesi
5 rangkaian
Narasumber
Zulchaidir Ashary
Terdekat
01/08/2026
Terdekat
Zoom Meeting
Sesi ini membantu peserta menggunakan NotebookLM untuk mengolah sumber belajar menjadi bahan kelas yang lebih terstruktur dan interaktif. Peserta akan memahami konsep AI berbasis sumber, membedakan penggunaan Gemini dan NotebookLM, serta mempraktikkan penyusunan AI Learning Pack dari sumber belajar yang tersedia.
Sesi ini membantu peserta membangun fundamental thinking dalam menggunakan AI agar tidak hanya memakai AI sebagai mesin jawaban instan, tetapi sebagai thought partner yang membantu merumuskan masalah, menyusun ide, menguji asumsi, dan mempertajam keputusan. Peserta akan mempelajari perbedaan user pasif dan strategist, memahami AI Thinking Loop, serta berlatih menyusun kebutuhan, konteks, batasan, dan kriteria output sebelum membuat prompt. Melalui demo dan praktik mandiri, peserta akan membuat AI Thinking Canvas, menyusun prompt yang lebih terarah, mencoba output AI, lalu memvalidasinya sebelum digunakan.
Sesi ini membantu peserta mengenali pola dan tanda bahaya dalam scam, hoaks, phishing, social engineering, manipulasi visual, bukti digital palsu, dan deepfake. Peserta akan mempelajari prinsip Check Deeper untuk memeriksa identitas pengirim, sumber informasi, tautan, akun, serta bukti digital sebelum percaya, mengeklik, melakukan transfer, mengisi data pribadi, atau membagikan informasi. Melalui simulasi dan studi kasus di Scam Tactics Lab, peserta akan berlatih mengidentifikasi red flags, menentukan respons yang lebih aman, serta menyusun Digital Verification Checklist yang dapat diterapkan dalam konteks pendidikan, keluarga, organisasi, UMKM, dan aktivitas digital sehari-hari.
Sesi ini membantu orang tua dan pendamping belajar memahami cara menjaga proses berpikir anak saat menggunakan AI untuk belajar dan mengerjakan tugas. Peserta akan mempelajari cara membedakan AI sebagai pemberi jawaban dan sebagai pendamping belajar, mengarahkan AI agar berperan sebagai tutor, serta memantau pemahaman anak tanpa harus menguasai seluruh materi pelajarannya. Melalui praktik terpandu, peserta akan menyusun prompt AI Tutor, pertanyaan pendamping belajar, dan kesepakatan penggunaan AI yang dapat diterapkan bersama anak di rumah.