Dalam webinar ini, Mas Aidil (sapaan akrabnya) mengajak para guru mulai memanfaatkan Gemini 3.5 secara maksimal. Materi kali ini dikupas tuntas lewat praktik langsung satu per satu fitur yang paling berguna untuk dunia pendidikan.
Beberapa fitur canggih yang dipraktikkan langsung secara virtual di depan para peserta antara lain:
- Gemini Live: Mengubah AI menjadi teman ngobrol yang interaktif. Jika diizinkan pengguna, fitur ini bisa melihat, mendengar, dan berpikir real-time untuk membantu guru bertukar pikiran atau latihan mengajar.
- Canvas: Ruang kerja khusus untuk menyusun modul ajar atau silabus secara berdampingan dengan AI tanpa perlu salin-tempel bolak-balik.
- Penalaran Mendalam (Deep Reasoning): Kemampuan AI memecahkan soal matematika rumit atau logika sains selangkah demi selangkah.
- Kreasi Multi-Media: Praktik langsung membuat gambar pendukung materi pelajaran, menyusun video pembelajaran pendek, hingga menciptakan musik latar (backsound) untuk presentasi kelas.
Salah satu sesi yang paling menarik perhatian para pendidik dalam webinar ini adalah demonstrasi fitur Gems (Personal Intelligence). Fitur ini memungkinkan guru mempersonalisasi dan mengunci fokus kecerdasan AI agar bekerja sesuai dengan peran spesifik yang dibutuhkan.
Mas Aidil mencontohkan bagaimana fitur Gems ini bisa diatur menjadi "Asisten Penilai Esai Murid". Guru cukup memberikan instruksi awal seperti: "Kamu adalah guru Bahasa Indonesia yang tegas namun suportif. Tugasmu adalah mengoreksi tata bahasa, memberikan nilai dari skala 1-100, dan memberikan masukan konstruktif untuk setiap esai murid yang saya masukkan di sini." Setelah instruksi tersebut dikunci menjadi sebuah 'Gems', guru tinggal memasukkan tulisan murid tanpa perlu mengulang-ulang perintah dari awal setiap harinya.
Lewat program rutin #NgertiDigital ini, Kaizen berkomitmen untuk terus mendampingi para pendidik di Indonesia lewat ruang-ruang belajar digital, demi terciptanya proses belajar-mengajar yang jauh lebih efektif, kreatif, dan efisien.