Pemkab Takalar dan Kaizen Jalin Kolaborasi untuk Perluas Perlindungan Sosial dan Pemberdayaan UMKM
Kolaborasi ini menghubungkan perlindungan jaminan sosial dengan peningkatan kapasitas digital dan pemanfaatan kecerdasan buatan bagi pelaku UMKM di Kabupaten Takalar.
Rilis KaizenAIM ASEANKabupaten Takalar
TAKALAR, 27 Juli 2026 – Pemerintah Kabupaten Takalar bersama Kaizen Collaborative Impact memulai kolaborasi strategis untuk memperkuat perlindungan sosial dan meningkatkan kapasitas pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Takalar.
Kolaborasi ini merupakan tindak lanjut atas arahan Bupati Takalar untuk memperluas cakupan BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan, terutama bagi masyarakat rentan, masyarakat miskin ekstrem, pekerja sektor informal, serta pelaku usaha mikro yang belum mendapatkan akses perlindungan secara memadai.
Melalui kerja sama ini, Pemerintah Kabupaten Takalar dan Kaizen Collaboratibe Impact akan membangun rangkaian program yang menghubungkan pendataan, edukasi jaminan sosial, serta pelatihan keterampilan digital dan kecerdasan buatan bagi pelaku UMKM.
Dari Data menuju Program yang Tepat Sasaran
Pada tahap awal, Pemerintah Kabupaten Takalar melalui dinas terkait akan melakukan koordinasi wilayah serta mendukung proses pengumpulan dan validasi data pengusaha UMKM di seluruh kelurahan dan desa.
Data tersebut selanjutnya akan diolah dan dianalisis bersama untuk memetakan kelompok masyarakat yang paling membutuhkan dukungan. Hasilnya akan menjadi dasar dalam menyusun program perlindungan sosial dan pemberdayaan yang sesuai dengan kondisi nyata masyarakat.
Pendekatan ini diharapkan dapat membantu pemerintah daerah menghadirkan program yang lebih terarah, sekaligus memastikan edukasi dan pendampingan yang tidak diberikan secara seragam, tetapi disesuaikan dengan kebutuhan setiap kelompok pengusaha UMKM.
Pelatihan Digital dan AI yang Dekat dengan Kebutuhan UMKM
Kaizen Collaborative Impact Hadirkan Scam Ready ASEAN di UNY untuk Perkuat Literasi Digital Inklusif
Mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan, dan peserta dengan disabilitas netra belajar mengenali, mencegah, dan merespons scam melalui diskusi interaktif dan simulasi Be Scam Ready.
Setelah kebutuhan peserta terpetakan, Kaizen Collaborative Impact akan menghadirkan sesi-sesi pelatihan melalui program AIM ASEAN atau AI for MSME Advancement in ASEAN.
Pelatihan akan dirancang dengan pendekatan yang praktis, ringan, dan relevan dengan keseharian pengusaha UMKM. Peserta akan diperkenalkan pada pemanfaatan teknologi digital dan kecerdasan buatan untuk membantu pembuatan laporan keuangan dasar, melakukan pemasaran, membuat konten promosi, memahami pelanggan, melakukan riset pasar, meningkatkan pelayanan, serta membuat pekerjaan usaha menjadi lebih efisien.
Dalam pelaksanaannya, Pemerintah Kabupaten Takalar juga dapat memberikan edukasi mengenai manfaat dan akses BPJS Kesehatan serta BPJS Ketenagakerjaan. Dengan demikian, pengusaha UMKM tidak hanya memperoleh pengetahuan untuk mengembangkan usahanya, tetapi juga memahami pentingnya perlindungan kesehatan dan keselamatan dalam bekerja.
Mendorong UMKM Takalar Tumbuh Lebih Aman dan Berdaya
Melalui kolaborasi ini, Pemerintah Kabupaten Takalar dan Kaizen Collaborative Impact ingin memastikan bahwa transformasi digital dapat dirasakan hingga ke tingkat desa dan menyentuh seluruh pengusaha UMKM yang selama ini belum banyak memperoleh pendampingan.
Program ini diharapkan menjadi langkah awal untuk membangun ekosistem sektor informal yang lebih inklusif, adaptif, dan berkelanjutan agar pengusaha UMKM di Takalar dapat tumbuh dengan kualitas dan kuantitas yang lebih matang dalam menghadapi pasar lokal hingga pasar global.
Mahasiswa UNIKA Soegijapranata Belajar Membaca Pola Manipulasi Scam melalui Scam Ready ASEAN
Semarang, 26 September 2026 — Penipuan digital semakin sulit dikenali ketika pelaku tidak hanya mengandalkan teknologi, tetapi juga memanfaatkan kepercayaan, emosi, dan situasi korban. Memahami bagaimana manipulasi tersebut bekerja menjadi bagian penting dalam membangun kebiasaan yang lebih aman di ruang digital. Hal inilah yang menjadi fokus Scam Ready ASEAN yang dihadirkan Kaizen Collaborative Impact bersama Universitas Katolik Soegijapranata (UNIKA Soegijapranata) bagi mahasiswa di Semarang, Sabtu (26/9).
AIM ASEAN, AI untuk UMKM, Digitalisasi UMKM, Literasi Digital
IKA UNJ dan Kaizen Collaborative Impact Bekali UMKM dengan Keterampilan Praktis Memanfaatkan AI untuk Produktivitas Usaha
Jakarta, 26 September 2026 — Pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) semakin membuka peluang bagi pengusaha usaha untuk menyederhanakan berbagai kebutuhan bisnis, mulai dari membangun kehadiran usaha di ruang digital hingga membantu pekerjaan administratif. Melihat peluang tersebut, Ikatan Alumni Universitas Negeri Jakarta (IKA UNJ) bersama Kaizen Collaborative Impact membekali pengusaha usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dengan keterampilan praktis untuk memanfaatkan AI dalam mendukung produktivitas dan pengembangan usaha.